About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful. Nor again is there anyone who loves or pursues or desires to obtain pain

Kamis, 16 Juni 2011

JANGAN TAKUT GAGAL


“ Kegagalan biasanya merupakan langkah awal menuju sukses, tapi sesungguhnya sukses itu sendiri sesungguhnya baru merupakan jalan tak berketentuan menuju puncak sukses. “ (Lambert Jeffries)
Tahun 1878, Thomas Alfa Edison berhasil mengukir rekor fantastis dengan membuat 400 penemuan. Salah satunya adalah bola lampu pijar, hasil karya yang teknologi penemuannya masih dipakai satu abad kemudian, bahkan terus menerus dikembangkan masyarakat dunia. Selama berekspresimen, Al, begit dia akrab dipanggil saat kanak-kanak, sering menemukan kegagalan. Nah coba saudara-saudara bayangkan, ilmuwan sekelas Albert Einstein saja yang notabene diakui oleh seluruh dunia, juga sering mengalami kegagalan sebelum akhirnya berhasil menaklukkan pengakuan seluruh dunia. Maka sangatlah wajar jika kita juga mengalami kegagalan bukan?
Kembali ke Laptop cerita awal.
Oleh sejumlah teman dan kerabatnya, dia bahkan sering ditertawakan karena dianggap membuang buang waktu demi penelitian yang tidak jelas hasil dan manfaatnya.
Sikap miris itu rupanya salah besar. Thomas Alfa Edison justru berhasil menundukkan berbagai tantangan dan kerumitan yang dihadapi selama penelitiannya. Dia berhasil membuktikan bahwa penelitiannya tidak berujung sia sia belaka. Meski telah melewati kegagalan demi kegagalan, Edision tidak cepat patah arang. Dia bahkan menjawab cerdas soal kegagalannya itu; “Saya tidak gagal saya hanya menemukan sekian puluh cara agar bola lampu bisa bersinar”
Pesannya cuma satu. Anda boleh gagal hingga kesekian kali, tapi anda tidak boleh melewatkan pelajaran di balik setiap kegagalan itu, karena di sanalah sebetulnya tersimpan rahasia besar menuju keberhasilan.
Itu hanya salah satu contoh kecil dari kasus kegagalan yang justru berbalik menjadi kesuksesan.
Pelajaran lain dari kisah tersebut adalah pada dasarnya kita tidak boleh menilai rendah seseorang atau menyudutkannya hanya karena berulang kali melakukan kesalahan atau kegagalan. Lebih baik berulang kali gagal daripada tidak melakukan apapun sama sekali, bukan begitu kawan?? “Kegagalan terbesar adalah apabila kita tidak pernah mencoba”
Dan yang paling penting, jangan pernah membatasi diri untuk melakukan hal hal baru hanya karena takut gagal. Apabila kita takut gagal, itu berarti kita telah membatasi kemampuan kita. Jangan pernah memikirkan tentang kegagalan itu, just do it, try and try. Sedetik saja berpikir tentang kegagalan maka anda akan benar benar gagal…
Pikirkan tentang filosofi berikut:
“Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua: mereka yang berpikir mereka gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kesalahan, kegagalan dan tak pernah memikirkannya.”
“Perbedaan gagal dan sukses sangat tipis. Yang pertama terjadi ketika kita mengerjakan sesuatu hampir benar, sedangkan yang lainnya saat kita mengerjakan sesuatu dengan benar.”
“Banyak kegagalan dalam dunia ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan kesuksesan di saat mereka menyerah.”
Ayo berpikir positif dan jangan menyerah....
Jangan menyerah....... Jangan menyeraaaaaaaaaaaaaaahhhh.............. promo lagu gratis gaaaang..... :D

0 komentar:

Posting Komentar